Thursday,24 September 2026
Networking

Surat Terimah Kasih Rektor UNWIRA Jadi Cambukan JPIC SVD Timor Donasi Gempa Flores Tetap Dibuka

Boni Atolan 24 September 2026 06:10 19 dibaca
Surat Terimah Kasih Rektor UNWIRA Jadi Cambukan JPIC SVD Timor  Donasi Gempa Flores Tetap Dibuka

ATAMBUA — Surat ucapan terima kasih dari Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang, P. Dr. Stefanus Lio, SVD, atas bantuan solidaritas bagi korban gempa Flores justru menjadi pemantik baru bagi JPIC SVD Provinsi Timor untuk terus menggalang kepedulian kemanusiaan.

​JPIC SVD Provinsi Timor menegaskan, apresiasi dari pimpinan UNWIRA tersebut tidak dipandang sebagai tanda berakhirnya gerakan solidaritas, tetapi sebagai dorongan untuk terus hadir bersama masyarakat yang terdampak bencana.

​Hal itu disampaikan JPIC SVD Provinsi Timor melalui Catatan Penghargaan dan Terima Kasih Nomor 05/JPIC-SVD-TIM/IX/2026 yang ditujukan kepada Rektor UNWIRA Kupang, P. Dr. Stefanus Lio, SVD, Rabu (23/9/2026).

​Dalam catatan tersebut, JPIC SVD Timor menyampaikan rasa syukur atas surat ucapan terima kasih yang diterima dari pihak UNWIRA setelah bantuan solidaritas gempa Flores disalurkan melalui universitas tersebut.

​Namun, bagi JPIC SVD Timor, surat tersebut bukan menjadi penutup dari gerakan kemanusiaan.

​"Surat dari Pater Rektor tersebut bagi kami bukanlah sebuah akhir, melainkan sebuah cambukan semangat," demikian ditegaskan JPIC SVD Timor dalam catatan yang ditandatangani P. Domi K. Dheo, SVD.

​Solidaritas Belum Berakhir

​JPIC SVD Timor melihat kebutuhan kemanusiaan di wilayah terdampak gempa Flores masih membutuhkan perhatian bersama.

​Dalam catatannya, JPIC menyebut gempa susulan masih terjadi hingga malam sebelumnya. Laporan dari lapangan, menurut JPIC, juga masih menunjukkan adanya keluarga yang tinggal di tenda, anak-anak yang mengalami trauma, serta rumah-rumah yang mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.

​Kondisi tersebut menjadi alasan bagi JPIC SVD Timor untuk mempertahankan gerakan solidaritas.

​Karena itu, JPIC SVD Timor menegaskan bahwa surat ucapan terima kasih dari UNWIRA tidak dimaknai sebagai tanda bahwa penggalangan bantuan telah selesai.

​Sebaliknya, pintu donasi kemanusiaan JPIC SVD Timor untuk korban gempa Flores tetap terbuka.

​"Setiap rupiah, setiap sembako, setiap doa masih sangat berarti," tulis JPIC SVD Timor.

​UNWIRA Dipandang sebagai Jembatan Solidaritas

​Dalam catatan tersebut, JPIC SVD Timor juga menyampaikan penghargaan kepada Pater Rektor beserta seluruh civitas akademika UNWIRA.

​UNWIRA disebut telah menjadi jembatan solidaritas yang membantu menyalurkan bantuan dari para donatur dan umat kepada mahasiswa serta keluarga korban gempa Flores yang membutuhkan.

​Bagi JPIC SVD Timor, kerja sama tersebut memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi membutuhkan jaringan kepercayaan agar bantuan dapat menjangkau mereka yang terdampak.

​Atas kerja sama tersebut, JPIC SVD Timor kembali menyampaikan terima kasih kepada P. Dr. Stefanus Lio, SVD, beserta seluruh civitas akademika UNWIRA.

​Terus Berjalan Bersama Korban

​JPIC SVD Timor mengajak semua pihak untuk tidak mengendurkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa Flores.

​Semangat tersebut dirangkum dalam ajakan untuk terus berjalan bersama mereka yang sedang menghadapi penderitaan.

​"Seperti semangat UNWIRA dan SVD: hadir untuk sesama yang menderita," tulis JPIC SVD Timor.

​Catatan penghargaan tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih kepada Pater Rektor atas perhatian dan kerja sama dalam pelayanan kemanusiaan.

​Pesan utamanya jelas: apresiasi atas bantuan yang telah disalurkan bukanlah garis akhir.

​Bagi JPIC SVD Timor, solidaritas justru harus terus bergerak selama masih ada korban yang membutuhkan dukungan.

​Atambua, 23 September 2026

P. Domi K. Dheo, SVD

JPIC SVD Provinsi Timor

Berita Networking Kembali ke Beranda
Chat via WhatsApp